Acara Festival - berdasarkan ensiklopedia umat maya Wikipedia
merupakan "pesta besar", atau sebuah acara meriah yang diadakan dalam
rangka memperingati sesuatu. Atau juga dapat diistilahkan dengan hari atau
minggu berbahagia dalam rangka peringatan momen penting atau bersejarah, atau
pesta rakyat. Festival berdasarkan I Allasi (dalam Jiunkpe: 1998) merupakan
Festival is an event, a social phenomenon, encountered in vitually all human
cultures (Festival merupakan suatu momen atau kejadian penting, suatu fenomena
sosial yang pada sebenarnya ditemui dalam seluruh kebudayaan manusia).
Satu metode yang pas untuk berupaya mengakrabkan diri dengan
pembaca, berpartner dengan brand, dan menonjolkan keberadaan Anda dalam sebuah
niche merupakan dengan mengadakan sebuah event secara segera. Sayangnya,kadang
hal ini dianggap sebelah mata. Jarang kali mengadakan sebuah event dianggap
makan banyak waktu. Anda merasa tak punya waktu untuk merencanakan sebuah event
di tengah kegiatan blogging dan posting di media sosial. Penyelenggaraan event
juga dianggap terlalu mahal dan beresiko.
Festival berdasarkan berdasarkan W.J.S.Poerwadarminta merupakan hari atau
minggu berbahagia dalam rangka peringatan momen penting dan bersejarah, pesta
rakyat. Tetapi Anda nantinya akan beranggapan tidak ada yang lebih bagus dari
penyelenggaraan sebuah event untuk menerbitkan brand dan membangun relasi
dengan pembaca, sahabat sesama blogger, dan mitra bisnis.
Kedua definisi simpel di atas bisa menjadi pijakan permulaan
untuk memetakan wujud-wujud festival di Indonesia. Semenjak permulaan tahun
2017 Spektakel ID mengumpulkan banyak kabar kesibukan seni tradisi yang dikasih
judul ‘festival’. Pertanyaan kritis yang timbul yakni; seberapa esensial kata
‘festival’ berfungsi dalam menasbihkan kesibukan hal yang demikian?
Hakekatnya ada banyak sekali versi pengertian promosi yang
dikemukakan oleh para pakar pemasaran diseluruh dunia. Namun reviewnya kurang
lebih sama, ialah promosi yakni untuk memberitahukan, mengabarkan, menawarkan,
membujuk. Atau menyebarluaskan suatu produk atau jasa terhadap calon konsumen,
dengan tujuan supaya calon konsumen hal yang demikian pada alhasil bisa
menjalankan pembelian.
Aku menemukan fakta menarik dari festival di Indonesia yang
aku perhatikan; jarang sekali terjadi program antar tahun penyelenggaraan,
sebagai jembatan komunikasi yang runut dan terkelola antara organ festival
dengan publik (nya). Sela antar penyelenggaraan tak diwujudkan sebagai momentum
transformasi pengetahuan ke publik yang berkelanjutan.
Susahnya menemukan kepastian waktu dan lokasi
penyelenggaraan yang lazimnya disebabkan oleh kepastian pendanaan serta keadaan
sulit perijinan. Merupakan keadaan sulit klasik di Indonesia apabila sebuah
festival susah sekali mempunyai/menerima pendanaan yang sesuai serta
berkelanjutan. Terlepas fakta apabila pemerintah kita juga tak mempunyai kerangka
pendukungan yang terang, yang juga dapat dikritisi yakni keprofesionalitasan
penyelenggara dalam mengelola festival mereka.


No comments:
Post a Comment